Esaunggul.ac.idInfra Red Radiation adalah sinar elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang lebih dari cahaya yang terlihat, yakni antara 700nm dan 1mm.

Efek fisiologis
– Meningkatkan produksi keringat
Local vasoldilatasi capiler dan timbul kemerahan
Sedative atau nyaman

Dosis
– Frequensi: 3 kali seminggu
– Intensitas: Suhu jaringan 40-45 derajat celcius
Time: 15 menit
Type: Continous
– Jarak: 10 cm dari kulit

Indikasi
– Keadaan tubuh yang sangat lelah
– Vasekontriksi pembuluh darah
– Otot kaku dan terasa nyeri pada persendian serta gangguan pada persyarafan

Kontra Indikasi
– Luka terbuka
– Inflamasi akut
– Gangguan sensasi
– Gangguan pembuluh darah perifer

S.O.P
A. Persiapan Alat
– Persiapkan alat Infra Red Radiation
– Panaskan alat selama 5 menit
– Persiapkan penutup mata jika diperlukan
B. Persiapan Pasien
– Posisikan pasien pada posisi yang nyaman sesuai dengan daerah yang akan diterapi
– Bebaskan daerah yang diterapi dari pakaian
– Beri peringatan kepada pasien bila ada perasaan tidak enak dan keringat berlebihan kepada fisioterapi
C. Pelaksanaan Terapi
– Dilaksanakan oleh Fisioterapis
– Lampu Infra Red dipasang dengan posisi tegak lurus dengan daerah yang akan diterapi
– Jarak penyinaran antara lampu Infra Red dengan daerah yang diterapi berkisar 10cm dari toleransi pasien serta tujuan terapi
– Setelah penyinaran, pasien hendaknya istirahat dahulu beberapa menit

 

BACA JUGA: Stimulasi Elektrik Fisioterapi Guna Menguatkan dan Melatih Otot , Kurangi Nyeri dengan Metode Fisioterapi TENS